Rental Mobil Dikota Padang

|









anda butuh sewa mobil dipadanguntuk keperluan wisata/rekreasi atau urusan bisnis
di Sumatra Barat dan sekitarnya? Kamilah solusinya.
OSRA Rental mobil padang  dengan berbagai merek kendaraan terbaru dan
sopir berpengalaman dengan sewa murah di padang

Kami Melayani : Paket harian
Bulanan
Jangka Panjang

Kami Menyediakan : Mobil Avanza
Kijang Innova
Xenia 1.0
Pick Up




OSRA RENTAL MOBIL PADANG dalam menjalankan bisnisnya memiliki added value yang diberikan pada para pelanggannya yaitu :

1. Ditangani langsung oleh para profesional.
2. Osra Rental Mobil Padang telah dipercaya beberapa perusahaan di Sumatera Barat
3. Jaringan service yang didukung dengan adanya bengkel yang berada dibawah pengawasan langsung 
4. Osra Rental Mobil Padang berpengalaman dalam bisnis automotif
5. Osra Rental Mobil Padang memberikan berbagai macam type kendaraan yang sangat luas dari kendaraan produk-produk berkualitas dan klasifikasi driver.
6. Osra Rental Mobil Padang secara professional dalam menjalankan bisnis sewa kendaraan yang terfokus pada kepuasan pelanggan.
7. Osra Rental Mobil Padang akan menyediakan driver yang profesional dibidangnya




Dengan berbekal pengalaman pahit getirnya di dunia usaha persewaan kendaraan Osra rental mobil padang akan terus mengembangkan usahanya dengan menuangkan dalam MOTO, VISI perusahaan.

MOTO
“Kenyamanan dan Keselamatan anda adalah kebahagiaan kami”
VISI
“Menjadi yang terbesar melalui pelayanan yang cepat dan propesional yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan.”

Bagian Pemesanan
Office : Jln Tanjung Aur no 10
Phone / Wa : 0811244477
Email : osraselviano0@gmail.com


DAFTAR HARGA RENTAL

|







TOYOTA INNOVA


Harian :
Rp.400.000/Tanpa Driver
Rp.550.000/Driver

Mingguan :
Rp.2.800.000/Tanpa Driver
Rp.3.850.000/Driver

Bulanan :
Rp.8.000.000/Tanpa Driver
Rp.9.500.000/Driver



TOYOTA AVANZA


Harian :
Rp.250.000/Tanpa Driver
Rp.350.000/Driver

Mingguan :
Rp.1.750.000/Tanpa Driver
Rp.2.450.000/Driver

Bulanan :
Rp.4.500.000/Tanpa Driver
Rp.6.000.000/Driver



TOYOTA CALYA

Harian :
Rp.250.000/Tanpa Driver
Rp.350.000/Driver

Mingguan :
Rp.1.750.000/Tanpa Driver
Rp.2.450.000/Driver

Bulanan :
Rp.4.500.000/Tanpa Driver
Rp.6.000.000/Driver


TOYOTA AGYA

Harian :
Rp.250.000/Tanpa Driver
Rp.300.000/Driver

Mingguan :
Rp.1.750.000/Tanpa Driver
Rp.2.100.000/Driver

Bulanan :
Rp.4.500.000/Tanpa Driver
Rp.6.000.000/Driver


TOYOTA HILUX


Harga pada mobil jenis ini tergantung kesepakatan dan perjalanan mobil tersebut






SYARAT RENTAL

|


 
 

 1. Sewa mobil dibayar dimuka

 2. Pihak harus meninggalkan data diri (SIM, KTP) dan menunjukan alamat rumah Kepada Pihak Kedua 

 3. Mulai dari tanggal penyewaan sampai dengan berakhirnya, maka kendaraan menjadi tanggung jawab penuh penyewa, seandainya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan, terbakar, kehilangan dan kerusakan dalam masa penyewaan ditanggung penyewa.

 4. Selama kendaraan dalam perbaikan / dibengkel, biaya sewa tetap dikenakan sepenuhnya pada penyewa

 5. Selama masa penyewaan, segala hal-hal yang terjadi serta akibat yang ditimbulkan berkaitan dengan kendaraan, menjadi tanggung jawab penyewa sepenuhnya. 

 6. Keterlambatan pengembalian kendaraan dari jadwal yang telah disepakati dikenakan denda Rp. 20.000-/jam, lebih dari lima jam dihitung satu hari.  

7. Pembatalan penyewaan/kontrak dikenakan denda sebesar 40% dari kontrak/sewa.

8. Kendaraan tidak boleh pindah alihkan kepada orang lain selama penyewaan. 

9. Tidak mengunakan kendaraan untuk tindak kriminal/Yang bertentangan dengan hukum. 

 10. Bensin Mobil Harus Di isi Kembali seperti semula 

 11. Mobil dilengkapi ban serap, dongkrak, kunci-kunci dan lain-lain. 

Catatan: Ketentuan Syarat Diatas hanya berlaku pada jasa penyewaan tidak memakai layanan Driver dari Pihak Rental 

Syarat – syarat penyewaan Pakai Driver : 

1. Waktu kerja supir di hitung selama 10 jam 

2. Kerusakan kendaraan yang terjadi karena kelalaian penyewa, sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penyewa, kecuali terjadi force majuer. 

3. Bebas jarak tempuh dalam provinsi 

4. Gratis biaya penjemputan ke hotel/airport (dalam masa sewa) 

5. Ban bocor dan bahan bakar minyak (BBM) adalah tanggung jawab penyewa

6. Harga tidak termasuk makan sopir & Rokok (disesuaikan dengan jam makan normal sarapan, makan siang, atau makan malam) 

7. Biaya akomodasi tidak dikenakan untuk di Padang, dan Rp.15,000/malam untuk kota lainnya. 

8. Waktu sewa dihitung semenjak kendaraan diberangkatkan dari Bandara Padang dan kembali ke Bandara Padang 

9. Semua harga yang tercamtum di atas sudah termasuk asuransi all risk. Kerusakan pada mobil yang di sewa (lecet, penyok) hanya dikenakan biaya klaim asuransi minor & adm sebesar Rp.350.000,- 

Catatan: Ketentuan Syarat Diatas hanya berlaku pada jasa penyewaan memakai layanan Driver dari Pihak Rental



Bagian Pemesanan :

Office : Jln Tanjung Aur no 10
Phone / Wa : 0811244477
Email : osraselviano0@gmail.com

Wisata Alam

|

WISATA LUBUK MINTURUN

Berwisata ke pemandian alam memang menjadi pilihan banyak warga KotPadang dan sekitarnya. Barangkali konotasi tempat pemandian sembari menikmati keindahan alam sungguh mengasyikkan. Tak sulit mencari tempat pemandian alam di wilayah Sumbar. Khusus Kota Padang, ada tiga tempat wisata pemandian alam, yakni Lubukparaku, Lubukminturun atau Sarasah Sikayan Balumuik. Jaraknya, dari pusat kota Padang tak jauh, berkisar antara 10 sampai 20 kilometer. Tidak jauh kan?

Khusus untuk Lubukminturun, nama ini telah akrab ditelinga pencinta pemandian alam. Bahkan dari monumen yang ada di lokasi, tempat pemandian ini telah digunakan sejak tahun 1883. Ciri khas dari tempat pemandian ini adalah gemercik kesegaran yang tersuguh berdampingan dengan lori, transportasi kereta gantung peninggalan Belanda. Tak salah rasanya, menjelang puasa objek ini jadi pilihan.

Kesegaran, itulah ungkapan yang pantas untuk menggambarkan aliran air jernih dan bening ini. Kesegaran dan keindahan panorama “menghanyutkan” pencintanya. Aliran dari air terjun dari tebing-tebing ini tak pernah berhenti mengisi aliran tempat pemandian ini. Bahkan, ketika musim kemarau pun. Airnya yang tenang dan jernih akan membuat kita berlama-lama di sini. Bahkan sampai pucat karena kedinginan pun tidak akan terasa. Tapi jangan sampai tenggelam lho.

Pemandian Lubuk Minurun ini berada sekitar 10 kilometer utara Kota Padang. Perjalanan menuju ke obyek itu dapat ditempuh dengan mobil atau motor. Kalau memakai angkutan umum, anda dapat memanfaatkan angkutan kota jurusan Tabing-Lubuk Minturun atau by pass Lubeg menuju batas kota dan turun di simpang Lubukminturun. Selanjutnya anda dapat naik ojek dengan ongkos sesuai kepandaian anda menawar.

Untuk angkutan umum tadi cukup dengan ongkos Rp3 ribu saja. Kiri kanan jalan menuju lokasi suguhan bunga-bunga indah akan menemani anda. Pemandangan tersebut adalah bagian dari jualan masyarakat sekitar mulai dari, bunga-bunga sampai bibit buah. Menjelang selesai pemandangan tersebut, kawasan sejuk pemandian telah menanti anda. Selagi menikmati gemercik air anda akan menyaksikan ribuan ikan larangan seukuran telunjuk orang dewasa. Di sekitar pemandian, bagi yang ingin camping, juga tersedia area untuk camping dan hiking tentunya.
(Sumber : Padang Today)


WISATA PANTAI AIR MANIS

Pantai Aia Manih menjadi lokasi wisata favorit yang ada di Padang. Legenda Malin Kundang akan menyapa pelancong saat menginjaki kaki di pasir berwarna coklat keputihan, Seonggok batu dan relief cerita Malin Kundang menghiasi kawasan wisata pantai yang dipadati pengunjung di waktu liburan. Konon kabarnya, batu besar tersebut merupakan kapal besar dan jasad Malin Kundang yang terdampar. Menurut legenda rakyat, Malin Kundang dan kapalnya dikutuk menjadi batu karena kedurhakaannya pada orang tua.

Pantai landai nan luas di Pantai Aia Manih memberikan lokasi bermain bagi para pengunjung. Bahkan di saat pasang surut, pengunjung bisa melihat biota laut yang menyembul ke permukaan. Dengan berjalan kaki, Anda pun bisa menuju Pulau Pisang Kecil yang berada tak jauh dari tepian Pantai Aia Manih. Pulau yang tak begitu luas tersebut, bisa dijadikan tempat peristirahatan sejenak sambil menikmati bekal makanan yang telah dipersiapkan.

Pulau Pisang Kecil dihiasi dengan pohon Jambu Kaliang yang bisa dinikmati para pengunjung dengan gratis. Tapi ingat, jangan terlalu lama menikmati suasana di pulau tersebut. Karena, berselang beberapa jam, air pasang akan berangsur-angsur naik seperti sediakala sehingga akses menuju Pulau Pisang Kecil tidak dapat ditempuh dengan berjalan kaki.
Sumber berita : Erinaldi - Padang Today)

WISATA PUNCAK LAWANG

Semilir angin sejuk berhempus menerpa tubuh saat bergerak menuju Puncak Lawang. Di atas puncak yang berketinggian ± 1.210 m di atas permukaan laut, kita dapat menikmati keindahan kawasan Danau Maninjau dan Samudra Indonesia. Tak heran, tempat ini sejak zaman penjajahan Belanda sudah menjadi pilihan peristirahatan kaum bangasawan Belanda. Dari Puncak Lawang, kita dapat menikmati pemandangan yang memukau. Birunya langit yang berpadu dengan birunya laut.

Sambil melayang-layang bebas di udara menjelang mendarat di Bayur, tepian Danau Maninjau, dari atas udara itu kita dapat menikmati keindahan Danau Maninjau yang tiada duanya di dunia ini. Namun keindahan lain akan didapatkan ketika dengan tenang dan bertafakur memandangi Danau Maninjau dari puncak saja.

Saat ke Puncak Lawang, sebaiknya kita tidak hanya menikmati alam dan melakukan Paralayang, tetapi kita juga mesti mencobakan gula tebu (saka) khas Lawang. Saka Lawang ini terkenal dengan kemanisannya yang natural. Tidak jarang, wisatawan yang berkunjung menyempatkan diri membungkus beberapa Saka Lawang untuk dibawa pulang. Puncak Lawang terkenal dengan Sakanya lantaran di sana hampir keseluruhan daerah dipenuhi batang Tebu yang sengaja ditanam sebagai mata pencaharian. Dan rasa gulanya sangat enak dibandingkan gula tebu daerah lain. Bagi mereka yang menyukai tantangan dan lintas alam, kita dapat berjalan kaki lereng menuju Danau Maninjau.

Atau dapat pula melintasi hutan lindung menuju Embun Pagi. Suasana dan keindahan Embun Pagi tidak kalah saat memandang keindahan di Puncak Lawang. Jika kita ingin berlama-lama menikmati Danau Maninjau atau ingin menikmati Panorama Embun Pagi, jangan lupa singgah dulu di Pasar Matur, guna membeli Kacang Matur kacang rendang yang gurih untuk menemani perjalanan wisata anda nantinya. Objek wisata Embun Pagi, terletak tidak seberapa jauh dari objek wisata Danau Maninjau dan juga berada pada ketinggian sekitar ± 1.000 M dari permukaan laut. Berada di Embun Pagi memberikan kebebasan pada Anda untuk melayangkan pandangan menikmati keindahan alam sekitarnya. Dari sini, Anda juga bisa menikmati pesona objek wisata Danau Maninjau dari lain sisi. Berbagai fasilitas pendukung juga tersedia di Maninjau, salah satunya Hotel Maninjau.(mahardikawati- padang today)



print this page Print this page



Wisata Budaya

|

 
 
 

 
 
WISATA BUDAYA TARI PIRING tari Piring merupakan seni tari yang dimiliki oleh orang Minangkabau. Tarian ini diiringi lagu yang dimainkan dengan talempong dan saluang, dimana gerakannya dilakukan dengan cepat sambil memegang piring di telapak tangan mereka. Kadangkala piring-piring tersebut mereka lempar ke udara atau mereka menghempaskannya ke tanah dan diinjak oleh para penari tersebut dengan kaki telanjang. Tarian ini memiliki gerakan yang menyerupai gerakan para petani semasa bercocok tanam, membuat kerja menuai dan sebagainya. Tarian ini juga melambangkan rasa gembira dan syukur dengan hasil tanaman mereka. Tarian ini merupakan tarian gerak cepat dengan para penari memegang piring di tapak tangan mereka, diiringi dengan lagu yang dimainkan oleh talempong dan saluang. Kadangkala, piring-piring itu akan dilontar ke udara atau pun dihempas ke tanah dan dipijak oleh penari-penari tersebut. Bagi menambah unsur-unsur estetika , magis dan kejutan dalam tarian ini, penari lelaki dan perempuan akan memijak piring-piring pecah tanpa rasa takut dan tidak pula luka. Penonton tentu akan berasa ngeri apabila kaca-kaca pecah dan tajam itu dipijak sambil menarik. Kesenian tari piring ini dilakukan secara berpasangan maupun secara berkelompok dengan beragam gerakan yang dilakukan dengan cepat, dinamis serta diselingi bunyi piring yang berdentik yang dibawa oleh para penari tersebut. Tari Piring ini menjadi sangat digemari bahkan di negeri tetangga juga seperti Malaysia. Biasanya acara-acara resmi yang dilakukan di Sumatera Barat menghadirkan Tari Piring sebagai salah satu bentuk pelestraian budaya Minangkabau. Di sekolah-sekolahpun diajarkan kepada siswa-siswa agar bisa melakukan tarian ini. (Sumber : Musfi Yendra-Padang Today) MASJID TUO KAYU KEBERADAAN ISLAM ABAD XVI Agama Islam di Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat ternyata telah berkembang sejak abad ke-16. Hal itu dibuktikan dengan telah berdirinya Masjid Tuo yang berada di Jorong Kayu Jao Nagari Batang Barus Kecamatan Gunung Talang. Masjid beratap ijuk yang didirikan oleh beberapa ulama daerah tersebut tetap dijaga keasliannya hingga kini. Di sebelah masjid terdapat sebuah tabuh (bedug) yang diyakini seumur dengan masjid tersebut. Di samping keasliannya yang tetap terjaga hingga kini, arsitekturnya sangat identik dengan Masjid Demak di Banten yang atapnya juga bersusun tiga. Namun dari beberapa segi, Masjid Tuo Kayu Jao memiliki beberapa keunggulan. Terutama dari segi filosofis dan isyarat-isyarat pada bangunan tersebut. Atapnya yang terbuat dari ijuk melambangkan desain rumah adat Minangkabau yaitu Rumah Gadang. Di bagian mihrab (mimbar dan tempat imam, red) juga diberi gonjong seperti Rumah Gadang. Jumlah tiangnya sebanyak 27 buah yang melambangkan enam suku yang masing-masing terdiri dari ampek jinih (empat unsur pemerintahan adat) sehingga jumlahnya 24 bagian. Ditambah tiga unsur dari agama yaitu khatib, imam dan bilal, sehingga jumlahnya menjadi 27. Aroma kuatnya agama Islam di daerah tersebut juga tergambar dari jumlah jendelanya yang 13 buah. Ini untuk mengisyaratkan rukum Shalat yang 13 macam. Menurut seorang tokoh masyarakat setempat Alius Sutan Pamuncak, di awal pembangunan masjid tersebut hingga beberapa tahun lalu, pola bangunan yang tidak memakai paku masih dipertahankan. “Beberapa tahun lalu kita masih bisa melihat bangunan tersebut tetap kokoh meski tidak satu bagian pun yang dipaku. Tapi hanya menggunakan pasak di setiap sambungannya. Namun hal itu sedikit berubah setelah dilakukan pemugaran beberapa tahun lalu. Namun yang jelas ciri khas masjid yang memakai ijuk dengan desain aslinya tetap dijaga,” ungkapnya. Alius juga mengungkapkan sebagai sebuah kebanggaan dan situs cagar budaya, mesjid tersebut dijadikan sebuah bukti bahwa di Nagari Batang Barus dan Kabupaten Solok secara umum, Islam telah berkembang sejak 400 tahun lalu. Hal ini menurutnya menjadi cerminan masyarakat yang memegang teguh agama Islam dalam kehidupan sehari-hari. “Ini merupakan satu penanda bahwa penduduk daerah ini telah menerapkan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah. Hal ini juga didukung dengan banyaknya isyarat-isyarat pada bangunan masjid yang menggambarkan paduan serasi antara adat dan agama. Ini adalah sebuah kebanggaan bagi negeri kami,” ujarnya. Lebih lanjut Alius mengungkapkan bahwa dalam perkembangannya sebagai tempat pariwisata yang ramai dikunjungi, wisata religi yang ditawarkan masjid tersebut sangat memukau pengunjung. Hal itu menurutnya tidak hanya dari segi arsitektur bangunan yang unik, tapi juga dari kondisi alam yang memiliki topografi menawan.(rijal islamy-padang today) WISATA BUDAYA TABUIK PARIAMAN Penggalan lirik lagu gamad Minang di atas, memang terbukti sekali kenyataannya. Lirik itu memberi gambaran, betapa Pesta Tabuik yang menjadi ritual budaya di Kota Pariaman, sangat ditunggu urang piaman, baik yang ada di kampung halaman --Kabupaten Padangpariaman dan Kota Pariaman-- ataupun yang berada di perantauan. Tak hanya mereka, orang lain, termasuk wisatawan domestik dan mancanegara, menjadikan ritual ini sebagai iven yang wajib tonton. Mengingat keunikannya yang jelas berbeda dengan ritual yang sama di Bengkulu. Pada Minggu, 11 Januari 2009 lalu Pesta Tabuik ini telah dihelat yang disaksikan ribuan orang. diantaranya para Pejabat Pusat dan Daerah serta Duta Besar Iran. Ritual ini menggambarkan kisah Hasan dan Husein, cucu Nabi Muhammad SAW yang meninggal dipancung musuh-musuhnya di Padang Karbala, Irak. Adalah tradisi kaum Syiah di Irak meratapi peristiwa itu, yang kemudian tradisi tersebut meluas ke berbagai negara muslim. Di Indonesia, selain di Pariaman, ritual mengenang peristiwa meninggalnya cucu Rasulullah juga diadakan di Bengkulu. Namun, pelaksaan tradisi itu juga menjadi berbeda-beda di setiap tempat. Di Pariaman, Festival Tabuik ini telah dimulai pada tahun 1824. Ketika itu, pelaksanaan pertamanya diprakarsai para pedagang Islam beraliran syiah yang datang dari berbagai daerah dan negara, seperti Aceh, Bengkulu, Arab dan India. Karena tidak ada penolakan terhadap tradisi tersebut oleh masyarakat Pariaman, kemudian perayaan Tabuik itu dilaksanakan setiap tahun. Pesta Tabuik ini, dulu dikenal sebagai ritual tolak bala, yang diselenggarakan setiap tanggal 1-10 Muharram (kecuali tahun 2004, Pesta Tabuik tidak digelar karena jadwalnya berdekatan dengan pelaksanaan pemilihan umum). Lokasi utama Pesta Tabuik biasanya berada di obyek wisata Pantai Gondoriah, sekitar 65 kilometer arah utara Kota Padang. Tabuik dilukiskan sebagai 'Bouraq', binatang berbentuk kuda bersayap, berbadan tegap, berkepala manusia (wanita cantik), yang dipercaya telah membawa arwah (souls of the) Hasan dan Husein ke surga. Dengan dua peti jenazah yang berumbul-umbul seperti payung mahkota, tabuik tersebut memiliki tinggi antara 10-15 meter. WISATA BATU BASUREK Kabupaten Tanah Datar di Sumatera Barat sebagai tempat asal suku Minangkabau dan disebut juga sebagai Luhak Nan Tuo memiliki banyak sekali tempat sejarah yang dapat dikembangkan sebagai objek wisata budaya, salah satu diantaranya adalah ' Batu Basurek (Batu Bersurat) di Limo Kaum. Tulisan yang tertulis pada batu tersebut memuat inskripsi dalam huruf Palawa dengan bahasa Sansekerta, yang menyatakan bahwa Aditiawarman adalah Raja Diraja di Kinikamedinindra (pulau emas) tahun 1347. Batu Basurek di Pagaruyung ditulis tahun 1347, Batu/Banda Bapahek di Saruaso dan beberapa batu bersurat lainnya yang semuanya merupakan peniggalan masa Aditiawarman.(*Referensi : Padang Today) print this page Print this page

INFO PENERBANGAN KE PADANG

|


Padang - Jakarta : 08.25 - 11.45 - 18.00 Wib

Jakarta - Padang : 06.10 - 09.30 - 15.45 Wib

Selanjutnya klik : http://www.garuda-indonesia.com







Padang - Jakarta : 17.45 - 19.25 Wib

Padang - Kuala Lumpur : 08.30 - 10.40 - 14.35 - 16.35 Wib

Jakarta - Padang : 18.40 - 17.20 Wib

Kuala Lumpur - Padang : 07.50 - 08.00 - 14.10 Wib

Selanjutnya klik : http://www.airasia.com






Padang - Singapura : 09.25 - 11.30 Wib

Singapura - Padang : 08.50 - 08.55 Wib

Selanjutny klik : http://www.tigerairways.com






Padang - Jakarta : 12.50 - 14-20 - 18.25 - 20.05 Wib

Jakarta - Padang : 10.35 - 12.15 - 16.10 - 17.50 Wib

Selanjutnya klik :http://www.batavia-air.co.id






JAKARTA - PADANG 4X : 07:45, 12:30, 16:05 DAN 19:30

PADANG - JAKARTA 4X : 06:00, 10:05, 14:50 DAN 18:25

selanjutnya klik :http:// www.lionair.co.id






MANDALA AIRLINES
Padang - Jakarta : 06.00 - 16.40 Wib
Padang - Medan : 10.10 Wib
Padang - Batam : 11.45 Wib

Jakarta - Padang : 08.00 - 19.20 Wib
Medan - Padang : 18.05 Wib
Batam - Padang : 10.10 Wib

Selanjutnya klik : http://www.mandalaair.com


WISATA

|

WISATA ALAM



NGARAI SIANOK
Objek wisata yang dikenal sebagai Grand Canyon-nya Indonesia merupakan tempat yang paling indah di Sumatera Barat dan sudah dikenal di seluruh wilayah Indonesia bahkan mancanegara. Kemolekan Ngarai Sianok sangat bagus di pagi hari—menyaksikan embun pagi naik dan menutupi lembah Ngarai Sianok. (baca selanjutnya..)


DANAU KEMBAR
Danau Kembar merupakan tempat rekreasi yang sangat mengesankan dengan panorama yang indah serta suasana pedesaan yang sangat asri. Dataran tinggi dan bukit bukit disekitarnya sangat cocok untuk penggemar olahraga travelling, hiking, camping dan juga sebagai tempat rekreasi keluarga. (baca selanjutnya..)

LUBUK MINTURUN
Khusus untuk Lubukminturun, nama ini telah akrab ditelinga pencinta pemandian alam. Bahkan dari monumen yang ada di lokasi, tempat pemandian ini telah digunakan sejak tahun 1883. Ciri khas dari tempat pemandian ini adalah gemercik kesegaran yang tersuguh berdampingan dengan lori, transportasi kereta gantung peninggalan Belanda. Tak salah rasanya, menjelang puasa objek ini jadi pilihan. (baca selanjutnya..)

DANAU MANINJAU
Kawasan Danau Maninjau sangat mempesona. Dikelilingi perbukitan yang marun,air danau yang biru bersih dan cakrawala menjulang tinggi dengan awan beriringan. Keindahan luar biasa mampu menghilangkan kepenatan seminggu bekerja. Tidak hanya pemandangan alam,pengunjung danau ini juga dimanjakan iven-iven salingka Danau Maninjau yang digelar Pemerintah Kabupaten Agam, salah satunya, paralayang. (baca selanjutnya..)


TAMAN NIRWANA
Objek wisata pantai selalu menjadi pilihan semua orang. Hembusan angin laut disertai hamparan alam dan lautan lepas, ditingkah debur ombak dan berujung di langit biru lazuardi, membentuk garis horizon di kejauhan, merupakan pesona alam yang menyimpan misteri kebesaran dan keagungan Tuhan. (baca selanjutnya..)

PANTAI GANDORIAH PARIAMAN
Menyaksikan panorama Pantai Gandoriah Pariaman, kita akan dihadapkan pada keindahan semesta yang begitu mempesonakan. Selain dapat melihat pemandangan laut lepas, dari kejauhan kita juga bisa melihat sejumlah gugusan pulau-pulau, yang berdiri dengan anggunnya. Hembusan angin sepoi dan alam yang terbuka juga siap menyapa setiap pengunjung yang datang ke Pantai Gandoriah. (baca selanjutnya..)


WISATA BATU CADAS
Jika anda ingin berwisata di akhir pekan, taman wisata alam Batu Cadas dapat dijadikan pilihan liburan bersama keluarga, relasi atau kekasih. Di kawasan yang terletak di Bukit Lampu Sungai Barameh, Bungus Telukkabung ini, pengunjung dapat menikmati suasana hutan yang masih alami, mendengar kicauan burung dan suara-suara satwa hutan lainnya.(baca selanjutnya..)

NGALAU BASUREK
Bicara tempat wisata baik alam, sejarah, petualangan dan budaya datanglah ke Sijunjung. Kabupaten Sijunjung memiliki segudang tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi. Anda akan disuguhi panorama alam yang indah dan tidak ada di tempat lain. Kita akan menikmati keelokan Muaro Silokek Durian Gadang (Musiduga).(baca selanjutnya..)


PANTAI CAROCOK
Tak banyak orang yang kenal nama Madam Van Kampen, perempuan asal Portugis yang meninggalkan prasastinya di salah satu pulau di Pantai Carocok, Painan, Kabupaten Pessel, Sumatera Barat. Pantai yang indah dengan latar belakang Teluk Painan menyajikan bermacam panorama menarik dan membuat bangsa Portugis meninggalkan jejak kehadirannya di pantai tersebut. (baca selanjutnya..)

JEMBATAN AKAR
Jambatan Akar di Pesisir Selatan kemasyurannya sudah lama tersiar ke mana-mana. Jembatan yang terletak di Kampung Pulut-pulut Kecamatan Bayang Utara Kabupaten Pesisir Selatan ini sangat unik. Jembatan ini terbentuk dari jalinan akar pohon beringin yang telah hidup 90-an tahun lalu, sehingga disebut jembatan akar. (baca selanjutnya..)

GUA LOGUANG
Di antaranya goa dan air terjun tujuh tingkat. Goa (Ngalau) Loguang begitu masyarakat Aieangek menyebutnya. Goa dengan panjang 7 Km ini memiliki satu pintu masuk dan memiliki enam jendela. Pintu masuk di dilengkapi tangga pengaman, sementara jendela dapat digunakan sebagai pintu keluar.Goa ini amat indah. (baca selanjutnya..)

LUBUAK BONTA
Berkunjung ke objek wisata pemandian Lubuak Bonta, yang terletak di Korong Tarok Kenagarian Kapalo Hilalang, Kecamatan 2 X 11 Kayu Tanam Padang Pariaman mengantarkan kita pada panorama alam yang begitu mengesankan. (baca selanjutnya..)

Ngarai Sianok

|






Bukiktinggi yang disebut The Dream Land of Sumatera menyimpan keindahan dan kenyamanan bagi wisatawan. Bukittinggi adalah kota yang banyak dikunjungi wisatawan yang berkunjung ke Sumbar. Terletak 90 Km di utara Kota Padang, perjalanan ke Bukittinggi akan melewati kawasan air terjun Lembah Anai dan Kota Padang Panjang, pemandangan hamparan sawah. Perbukitan, lembah dengan hutan yang lebat, air terjun, jalan yang berkelok-kelok akan menemani perjalanan menuju kota yang dipimpin Walikota Drs Djufri.

Objek wisata yang dikenal sebagai Grand Canyon-nya Indonesia merupakan tempat yang paling indah di Sumatera Barat dan sudah dikenal di seluruh wilayah Indonesia bahkan mancanegara. Kemolekan Ngarai Sianok sangat bagus di pagi hari—menyaksikan embun pagi naik dan menutupi lembah Ngarai Sianok. Ngarai Sianok merupakan sebuah lembah curam yang memanjang dan berkelok dari selatan Ngarai Koto Gadang sampai di Ngarai Sianok Enam Suku, dan berakhir sampai daerah Palupuh, Agam serta memiliki pesona pemandangan yang indah.

Di bawah ngarai mengalir Sungai Batang Sianok berair jernih dan terdapat hamparan persawahan menghijau dan perkebunan rakyat di antara dua ngarai. Setiap pengunjung yang mendatangi Bukiktinggi pasti menyempatkan diri melihat Ngarai Sianok. Keindahan pesona alam, Ngarai Sianok membuat daerah ini ramai dikunjungi wisatawan lokal dan mancanegara sehingga menjadi salah satu andalan Sumbar dan Indonesia di sektor pariwisata. Begitu banyak objek wisata di kota bersejarah bagi bangsa Indonesia. Bukiktinggi merupakan tempat lahirnya Wakil Presiden RI pertama, Bung Hatta. Selain itu, Bukiktinggi juga pernah menjadi ibu kota Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI).

Pada tahun 1948, petinggi-petinggi RI waktu itu—Bung Karno, Bung Hatta, dan Perdana Menteri Syahrir ditawan Belanda. Untuk mengisi kevakuman pemerintahan pusat di Jakarta, para petinggi kita menunjuk Mr. Syarifuddin Prawiranegara untuk memegang tampuk pimpinan PDRI dengan Bukittinggi sebagai ibu kotanya. Kota wisata Bukiktinggi penuh syarat makna. Tidak hanya keindahan dan keelokan daerahnya. Objek wisata sejarah akan terlihat Taman Panorama dekat Ngarai Sianok. Di dalam Taman Panorama juga terdapat gua bekas persembunyian tentara Jepang sewaktu Perang Dunia II yang disebut sebagai ‘Lobang Jepang’. (reni)

DANAU KEMBAR

|




Danau Diatas dan Danau Dibawah yang sering disebut dengan Danau Kembar merupakan salah satu obyek wisata andalan Kabupaten Solok. Kedua danau yang letaknya berdekatan ini terletak pada dua kecamatan berbeda. Danau Diatas dengan luas sekitar 17,19 Ha terletak di Kecamatan Lembah Gumanti, sementara Danau Dibawah seluas seluas 16,83 Ha berada di Kecamatan Danau Kembar.

Danau Diatas berada pada dataran tinggi Alahan Panjang. Lokasinya sekitar 25 km sebelah timur ibukota Kabupaten Solok Arosuka arah ke Muara Labuh. Danau ini dikelilingi oleh lahan pertanian hortikultura seperti sayur sayuran, buah-buahan seperti markisa dan kesemek. Lokasi wisata ini mudah dijangkau karena berada ditepi jalan raya serta bisa ditempuh dalam waktu sekitar 1 Jam dari Arosuka atau sekitar 1,5 jam dari Padang, ibukota Propinsi Sumatera Barat.



Bila menggunakan angkutan umum, danau ini bisa dicapai dalam waktu 2 jam perjalanan dari terminal Bareh Solok Kota Solok. Jalan raya menuju danau ini mulus dan sepanjang perjalanan anda bisa menikmati pemandangan pedesaan dan perkebunan teh yang indah.
Untuk penginapan juga tersedia fasilitas Convention Hall. Disitu terdapat Guest House, villa, wisma atau penginapan dengan harga yang terjangkau. Lokasinya juga tenang dan jauh dari kebisingan. Convention Hall juga cottage-cottage modern dengan fasilitas yang lengkap dipinggiran danau. Cottage ini bisa disewa secara berkelompok ataupun perorangan.

Sementara Danau Dibawah Danau terletak sekitar 1 km di sebelah selatan Danau Diatas. Lokasinya yang boleh dikata berdampingan dengan Danau Diatas menyebabkan kedua danau ini dikenal dengan sebutan Danau Kembar. Kedua danau ini bisa dilihat secara bersamaan dari puncak suatu bukit yang berada diantara kedua danau. Puncak bukit tersebut dinamakan Panorama Danau Kembar. Disana terdapat sarana wisata yang telah dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Solok untuk memberikan kenyamanan wisatawan dalam menikmati keindahan Danau Kembar.



Danau Dibawah dikelilingi oleh perbukitan dataran tinggi yang berhawa dingin. Hamparan danau ini berada kecamatan Danau Kembar. Penduduk sekitar danau sebagian besar adalah petani. Umumnya mereka menanam tanaman hortikultura sebagai mata pencaharian utama.
Danau Kembar merupakan tempat rekreasi yang sangat mengesankan dengan panorama yang indah serta suasana pedesaan yang sangat asri. Dataran tinggi dan bukit bukit disekitarnya sangat cocok untuk penggemar olahraga travelling, hiking, camping dan juga sebagai tempat rekreasi keluarga. Kota terbesar di daerah Danau Kembar ini adalah Alahan Panjang yang berjarak sekitar 65 km dari Kota Padang. Disini tersedia sarana umum yang cukup lengkap dengan harga terjangkau. Namun sayangnya keindahan alam Danau Kembar tersebut belum mendapat tempat di hati wisatawan lokal dan mancanegara. Ini terbukti dengan masih minimnya jumlah kunjungan wisatawan datang ke daerah ini.

PEMANDIAN LUBUK MINTURUN

|



Berwisata ke pemandian alam memang menjadi pilihan banyak warga Kota Padang dan sekitarnya. Barangkali konotasi tempat pemandian sembari menikmati keindahan alam sungguh mengasyikkan. Tak sulit mencari tempat pemandian alam di wilayah Sumbar. Khusus Kota Padang, ada tiga tempat wisata pemandian alam, yakni Lubukparaku, Lubukminturun atau Sarasah Sikayan Balumuik. Jaraknya, dari pusat kota Padang tak jauh, berkisar antara 10 sampai 20 kilometer. Tidak jauh kan?

Khusus untuk Lubukminturun, nama ini telah akrab ditelinga pencinta pemandian alam. Bahkan dari monumen yang ada di lokasi, tempat pemandian ini telah digunakan sejak tahun 1883. Ciri khas dari tempat pemandian ini adalah gemercik kesegaran yang tersuguh berdampingan dengan lori, transportasi kereta gantung peninggalan Belanda. Tak salah rasanya, menjelang puasa objek ini jadi pilihan.

Kesegaran, itulah ungkapan yang pantas untuk menggambarkan aliran air jernih dan bening ini. Kesegaran dan keindahan panorama “menghanyutkan� pencintanya. Aliran dari air terjun dari tebing-tebing ini tak pernah berhenti mengisi aliran tempat pemandian ini. Bahkan, ketika musim kemarau pun. Airnya yang tenang dan jernih akan membuat kita berlama-lama di sini. Bahkan sampai pucat karena kedinginan pun tidak akan terasa. Tapi jangan sampai tenggelam lho.

Pemandian Lubuk Minurun ini berada sekitar 10 kilometer utara Kota Padang. Perjalanan menuju ke obyek itu dapat ditempuh dengan mobil atau motor. Kalau memakai angkutan umum, anda dapat memanfaatkan angkutan kota jurusan Tabing-Lubuk Minturun atau by pass Lubeg menuju batas kota dan turun di simpang Lubukminturun. Selanjutnya anda dapat naik ojek dengan ongkos sesuai kepandaian anda menawar.

Untuk angkutan umum tadi cukup dengan ongkos Rp3 ribu saja. Kiri kanan jalan menuju lokasi suguhan bunga-bunga indah akan menemani anda. Pemandangan tersebut adalah bagian dari jualan masyarakat sekitar mulai dari, bunga-bunga sampai bibit buah. Menjelang selesai pemandangan tersebut, kawasan sejuk pemandian telah menanti anda. Selagi menikmati gemercik air anda akan menyaksikan ribuan ikan larangan seukuran telunjuk orang dewasa. Di sekitar pemandian, bagi yang ingin camping, juga tersedia area untuk camping dan hiking tentunya.

Untuk masuk, setiap pengunjung dikenai pungutan retribusi sebanyak Rp3 ribu untuk anak-anak dan Rp5 ribu untuk orang dewasa. Kalau menggunakan motor atau mobil pribadi pun anda tak usah ragu, karena jalanan dan kawasan parkir yang tersedia cukuip representatif. Jangan lupa untuk mengunci, kendaraan anda dan jangan tinggalkan barang berharga yang memancing pihak tidak bertanggungjawab untuk melakukan aksinya.


BALIMAU
Tempat pemandian hasil bentukan alam yang berada di aliran batang Kandis ini telah dinikmati sejak zaman meneer dan none Belanda. Sebuah prasasti dari semen terpasang di tepi pemandian Lubukminturun yang terletak Kecamatan Koto Tangah. Di dalam prasasti itu terdapat tulisan termakan usia dan lumut. Jika diperhatikan tulisan yang terdiri atas tiga baris, terlihat ukiran tulisan latin ‘Diboeka 8-4-1883’, pada baris pertama, ‘oleh’ pada baris kedua, baris ketiga "penghoeloe..." dan barisan keempat "Achin..........".
Prasasti sederhana ini mungkin sering luput dari pengunjung-pengunjung sebelumnya. Dari pengakuan masyarakat sekitar, memang benar kalau tempat ini telah digunakan oleh orang-orang Belanda yang pernah menikmati dan mengeksplorasi bangsa ini. Air jernih, tapi tidak deras. Bagi yang datang dengan keluarga, sebaiknya perhatikan tempat dimana anak-anak anda berenang atau berendam. Ada kalanya mereka larut dengan kesejukan aliran air, hingga lupa telah berada di zona pemandian yang dalam. Bukannya menakut-nakuti, tapi dimana pun kita berwisata waspada tidak boleh dilupakan.

Bagi mereka sering mengikuti balimau (tradisi masyarakat jelang masuk Ramadhan) pemandian ini adalah pilihan. Makanya tak usah heran jika pada hari libur lokasi ini menjadi pilihan liburan, baik keluarga atau pun anda yang senang dengan wisata petualangan.

Tentunya setelah puas mandi-mandi, perut akan keroncongan. Di sekitar lokasi pemandian memang tidak ada tempat makan yang representatif. Kalaupun ada, hanya mie rebus atau makan instan lainnya. Namun, tak jauh dari lokasi pemandian, di mana pemandangan Lubukminturun akan terlihat jelas, terdapat satu hingga tiga rumah makan yang buka pada hari-hari tertentu, khususnya pada hari libur dimana kunjungan ke tempat pemandian tersebut ramai.

Kalau ingin kepastian, bukan ide buruk kalau anda menyiapkan bekal dari rumah. Nasi panas berbungkus daun pisang yang anda bawa dari rumah dilengkapi samba lado dan ikan asin tentunya sangat nikmat untuk disantap setelah menggigil kedinginan usai menikmati kesegaran Lubukminturun. Hemmn…Apalagi kalau datang dengan keluarga. Nasi yang disimpan dalam termos, siap untuk disantap habis.

Jangan heran, kalau di rumah anak-anak sulit untuk menghabiskan santapannya, di sini setelah puas mandi-mandi mereka akan minta tambah. Lengkap kan. Ditemani keluarga, atau orang-orang tersayang anda menikmati sejuknya pemandian dan santapan hebat dengan suasana hangat di tengah kesejukan alam Lubukminturun. Orang Belanda aja mengakui tempat ini memang hebat. (***)

DANAU MANINJAU

|



Kawasan Danau Maninjau sangat mempesona. Dikelilingi perbukitan yang marun,air danau yang biru bersih dan cakrawala menjulang tinggi dengan awan beriringan. Keindahan luar biasa mampu menghilangkan kepenatan seminggu bekerja. Tidak hanya pemandangan alam,pengunjung danau ini juga dimanjakan iven-iven salingka Danau Maninjau yang digelar Pemerintah Kabupaten Agam, salah satunya, paralayang.

Pemkab Agam sadar,banyak pengunjung yang tak puas melihat keindahan alam hanya dari darat,tetapi juga udara.Dengan paralayang,setiap orang dapat memandang keseluruhan keindahan objek wisata Maninjau dari atas udara.Sangat menakjubkan.Paralayang sangat diminati para wisatawan berkunjung ke sini,karena iven ini sangat menantang dan menguji nyali.



Setelah paralayang, uji nyali dapat ditingkatkan dengan mencoba memacu adrenalin dengan off road mengitari belantara di sekeliling Danau Maninjau. Rute menantang dan terjal, off road ini sangat digemari petualang sejati. Tetapi Pemkab memang tahu apa yang membuat pengunjung puas, setelah menyajikan iven yang memacu peredaran darah, otak dan otot, ragam pesona seni tradisional digelar. Festival tambua tansa, festival simuncu, festival talempong aguang, festival layang-layang dan lomba pacu biduak tradisional digelar memanjakan dan menyegarkan semangat wisatawan.



Seni tradisioanl digelar ini merupakan seni tradisional kebanggaan Rang Agam. Keelokan dan kepiawaian Pemkab Agam diakui pemerintah pusat. Terbukti, objek wisata ini dijadikan salah satu destinasi wisata nasional.Bahkan hari ini, Minggu(11/5),Menteri Pariwisata Seni dan Budaya,Jerro Wacik membuka Agam Maimbau 2008 dalam rangka menyambut Visit Indonesia Year 2008. Pesta rakyat selingka nagari yang disajikan untuk menjamu para wisatawan selama sebulan penuh.



Tidak hanya objek wisata Maninjau, tetapi juga melingkupi dua kecamatan, Tanjung Raya dan Matur sebagai sentral aktivitas wisata. Kepala Dinas Pariwisata Seni dan Budaya Kabupaten Agam, Junaidi Dt.Gampo Alam Nan Hitam, optimis iven ini semarak, karena promosi akan ditingkatkan dan digiatkan. Iven seperti ini dilakukan setiap tahun pada bulan Mei hingga Juni. Keoptimisan tersebut disambung Kabag Humas Pemkab Agam, Rahman sebab masyarakat mendukung promosi wisata ini.